Trik Atasi Mata Kering karena Screen


Assalamualaikum,

"Ingin produktif dari rumah? Ibu Rumah Tangga bisa coba beberapa pekerjaan yang bisa remote dari rumah, tetap menghasilkan walau dari rumah!" Iklan dari beberapa platfom course untuk menambah skills di dunia yang serba digital ini sudah sering dijumpai. IRT bisa berdaya dan menghasilkan penghasilan dari beberapa peluang pekerjaan yang dikerjakan dari rumah. Ditambah ada iming-iming hanya modal HP saja lho!

Flashback 7 tahun lalu ketika memutuskan resign dan jadi ibu rumah tangga, struggle dengan rutinitas dan image baru sebagai IRT ternyata tidak mudah. Saat itu belum banyak iklan kursus skills seperti saat ini, namun hobi menulis diary jaman sekolah dulu jadi jalan ninja bagi saya saat itu. Beruntung dapat komunitas yang pas untuk pengembangan diri, saya mulai dengan membuat blog pribadi di platflom gratis yang lama kelamaan upgrade ke platfom blog berbayar. Enjoy dengan hobi baru yang ternyata bisa jadi ladang mencari cuan.

Menjadikan menulis peluang pekerjaan-pun tidak mudah, tentunya banyak perjuangan didalamnya bagaimana proses belajar, mencoba, juga berbagai tantangan lainnya yang hadir. Dalam menghadirkan sebuah tulisan di blog tentu perlu banyak literasi, observasi maupun riset. Ide-pun terkadang hilang timbul, belum lagi mood yang turun naik dan rutinitas IRT yang tidak ada habisnya.

Membagi waktu menulis dengan segudang tugas sebagai IRT ini perlu strategi juga, saya membagi jadwal dengan pagi dihabiskan dengan mengurus keperluan anak-anak dan rumah. Siang, ketika anak tidur saya bisa fokus untuk menatap layar untuk riset maupun mencari ide biasanya di smartphone. Setelah anak bangun tidur siang, saya kembali dengan rutinitas menemani anak-anak, dan malam harinya ketika anak-anak tidur malam, saya kembali melanjutkan memuat outline dan draft tulisan juga infografis dalam mendukung tulisan baru dalam blog maupun medsos.
Rutinitas yang sudah dijalani kurang lebih 7 tahun ini, membuat saya tidak bisa lepas dari screen, baik layar di smartphone maupun di laptop. Ditambah pekerjaan menulis blog ini banyaknya dikerjakan di malam hari ketika anak-anak sudah terlelap tidur. Walau dengan mencahayaan yang cukup dengan sinar bohlam di malam hari, namun tetap saja setelahnya mata terasa pegal, lelah yang lama kelaman menjadi perih. Keluhan ini menjadi tambah terasa ketika Nada, anak pertamaku mulai sekolah. Antar jemput sekolah dengan motor disetiap harinya, tambah membuat mata menjadi gatal dan perih. Dalam beberapa waktu lalu, saya juga sempat mengalami mata bintitan, ternyata penyebabnya adalah mata kering.

Pekerjaan dengan Layar/Screen Berpotensi Hadapi Mata Kering

Beberapa course yang ditawarkan beberapa iklan dalam media sosial untuk ibu rumah tangga atau freelance yang ingin menambah penghasilan tidak jauh dari dunia digital. Beberapa diantaranya seperti conten writter, virtual assisten, conten creator, affiliate marketplace, dan lain sebagainya. Pekerjaan ini dapat remote dari rumah dengan layar hp ataupun laptop. Dengan beberapa pekerjaan 'baru' di dunia digital ini tentu akan membuat interaksi kita dengan screen lebih sering dan lebih lama. Tidak dipungkiri dunia yang serba digital ini membantu IRT seperti saya mempunyai banyak peluang pekerjaan dari rumah, namun para pekerja digital ini berpotensi hadapi keluhan mata kering.

Penelitian National Library of Medicine tahun 2021 mendapati gejala mata kering yang parah lebih umum terjadi pada kalangan yang menggunakan layar elektronik selama lebih dari empat jam per hari. Sementara itu, Headphones Addict tahun 2023 mengungkap bahwa rata-rata durasi tatap layar (screen time) masyarakat Indonesia menggunakan ponsel adalah 5 jam 39 menit per hari, yang menjadi durasi terlama di dunia. Kemudian, screen time masyarakat Indonesia melalui berbagai perangkat elektronik baik televisi, komputer, tablet, ponsel, dan sebagainya, berada di peringkat kesebelas terlama di dunia yakni 7 jam 42 menit.

Dokter spesialis mata dr. Nina Asrini Noor, SpM lulusan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) mengatakan, menatap layar elektronik seperti ponsel, televisi, dan komputer terlalu lama merupakan salah satu faktor yang menyebabkan mata menjadi kering. Ia menjelaskan bahwa semakin banyak seseorang menatap layar, otak akan menyuruh mata untuk fokus terhadap layar tersebut sehingga mata terus terbuka, alih-alih berkedip. "Jadi dengan adanya kita menatap aktivitas layar komputer atau ponsel yang sangat tinggi, frekuensi berkedip itu akan secara alamiah menurun, sehingga risiko mata kering menjadi lebih banyak," tegasnya. (sumber : antaranews)

dr. Nina juga mengungkapkan, "Bukan berarti harus berhenti bekerja dengan komputer, tapi coba memodifikasi posisinya, durasinya, atau perbanyak jedanya". Setuju seklai dengan pernyataan dr. Nina, bahwa ; 
Jangan sampai peluang dalam dunia digital saat ini dihentikan namun ganti dengan upaya lain agar mata kering ini bisa teratasi dengan baik.

Ciri dan Gejala Mata Kering

Kita mulai dengan mengenali ciri dan gejala mata kering terlebih dahulu. Karena sebelum pada solusi tentu harus mengetahui terlebih dahulu apa benar ciri dan gejala yang dialami adalah mata kering? Jadi, dalam beberapa sumber yang saya baca bahwa ; 
Sindrom mata kering adalah kondisi ketika mata tidak mendapatkan pelumasan yang cukup dari air mata. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman di mata, bahkan bisa merusak lapisan bening di bola mata yang berakibat pada gangguan penglihatan.
Normalnya, air mata akan mengaliri permukaan mata ketika mata berkedip. Akan tetapi, pada mata kering, produksi atau komposisi air mata mengalami gangguan. Akibatnya, permukaan mata tidak terlumasi dengan baik. Kondisi ini menimbulkan sindrom mata kering atau keratoconjunctivitis sicca. (sumber : Alodokter)

Untuk gejala mata kering sendiri dapat bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Gejalanya juga dapat memengaruhi satu atau kedua mata. Nah beberapa gejala yang umum yang dialami penderita mata kering, diantaranya ;
  • Mata terasa panas
  • Mata terasa gatal dan ingin mengucek mata, lama-lama terasa perih
  • Mata terasa cepat lelah
  • Mata berair karena iritasi pada mata
  • Mata merah
  • Sensitif terhadap sinar matahari
  • Mata terasa seperti berpasir atau ada yang mengganjal
  • Penglihatan buram dan membaik setelah berkedip
  • Lendir di dalam atau sekitar mata, terutama saat bangun tidur                  

Gejala mata kering dapat memburuk dalam kondisi tertentu, misalnya saat melihat layar komputer selama berjam-jam, terlalu lama berada di lingkungan yang udaranya kering, atau membaca buku dalam waktu lama.

Penyebab Mata Kering

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, sindrom mata kering terjadi ketika mata tidak mendapatkan pelumasan yang memadai dari air mata. Ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan mata kering, yaitu :

1. Usia dan Alergi

Usia dan alergi ini masuk pada jenis perununan produksi air mata karena memasuki usia tua  rentan terhadap kesehatan mata termasuk mata kering karena produksi air mata menurun. Bisa juga karena alergi, baik itu dari obat-obatan, kondisi tubuh, hormon, dan lain sebagainya.

2. Cuaca panas dan polusi udara

Cuaca yang panas/kering juga dapat menyebabkan peningkatan penguapan air mata yang menyebabkan mata kering. Ini sangat terasa sekali saat cuaca sedang panas dan saya antar jemput anak dengan menggunakan sepedah motor terutama disiang hari. Beberapa hari berlangsung, mata terasa gatal yang lama-lama menjadi perih karena penguapan air mata yang terjadi karena lingkungan eksternal.

3. Terlalu Lama diruang ber-AC

Terlalu lama di ruang berAC juga dapat menyebabkan sindrom mata kering karena peningkatan penguapan air mata dibandingkan diruang tanpa AC. Pada daerah dengan cuaca panas tidak terhindarkan jika baik dirumah maupun di kantor pasti menggunakan AC, ini juga salah satu yang patut kita antisipasi terjadinya gangguan mata kering.

4. Terpapar screen/layar dalam waktu yang lama

Peningkatan penguapan air mata juga bisa pada saat menatap layar/screen terlalu lama, atau bisa juga membaca buku terlalu lama apalagi dalam kondisi cahaya yang kuranng juga posisi duduk yang kurang baik. Kondisi mata yang jarang berkedip karena menatap terlalu lama ini ini juga menyebabkan mata kering. Sering saya alami ketika sehari-hari didepan laptop, mencari berbagai bahan riset juga menulis. Belum lagi di layar handphone ketika update konten di sosmed.

Bagi kreator digital mata kering ini harus diwaspadai dan diantisipasi karena ternyata dapat akibat besar juga jika dibiarkan.

Akibat jika Mata Kering Dibiarkan Lama

Dari sisi gejala tadi, penderita dry eye umumnya merasakan kondisi mata yang tidak nyaman, seperti mengganjal, sering merah, berair, terasa kering, sensasi berpasir, muncul kotoran, terasa lengket, hal ini mebuat penderita kerap mengucek mata. Terkadang rasa itu hilang timbu, hal ini yang menyebabkan banyak penderita mata kering membiarkan tanpa mengobati atau mewaspadai terjadinya kembali mata kering. Dry Eye yang dibiarkan terlalu lama ternyata bisa berakibat besar.

dikutip dari artikel JEC, DR Dr. Tri Rahayu, SpM(K), FIACLE, selaku Dokter Spesialis Mata dan Ketua Contact Lens Service JEC Hospitals and Clinics mengungkapkan “Banyak yang menyepelekan penyakit mata kering atau dry eye. Bukan hanya prevalensinya termasuk tinggi, tetapi juga karena penderitanya tidak mengalami gejala yang mengganggu secara signifikan. Mata kering yang tak tertangani dengan baik mengakibatkan penurunan kualitas hidup lantaran penderitanya tidak dapat beraktivitas dengan optimal, dan menjadi bergantung pada obat-obatan. Bahkan, jika terus dibiarkan bisa merusak permukaan mata akibat peradangan atau infeksi. Kerusakannya bisa tergolong ringan sampai berat, dan berlangsung temporer maupun permanen”. Wah, ngeri juga ya!

Ditambah data yang dipaparkan sebelumnya bahwa screen time orang Indonesia 7 jam 42 menit per hari, lebih tinggi dari rerata global (6 jam 37 menit). Prevalensi mata kering di Indonesia berada pada rentang 27,5 persen hingga 30,6 persen. Karena tidak dipungkiri, bahwa kemajuan digital saat ini, membangun banyak peluang tidak terkecuali ibu rumah tangga yang bisa mencoba banyak peluang di ruang digital ini. Lalu bagaimana solusi agar mata kering ini tidak menghantui pada creator digital?

Solusi Mengatasi Mata Kering

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, saya sangat setuju dengan pemaparan dokter bahwa jangan jadi peluangnya tidak diambil, tapi cari solusi untuk mengobati dan mewaspadai dry eye ini terjadi pada para creator digital. Beberapa solusi yang bisa dilakukan diantaranya :

1. Konsumsi banyak air putih

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa penyebab mata kering secara umum itu ada 2 yaitu ; penurunan produksi air mata dan peningkatan penguapan air mata. Keduanya sama-sama membutuhkan cairan lebih banyak. Seperti yang kita ketahaui  bahwasanya mengkonsumsi air putih yang cukup dapat membantu mengantisipasi dehidrasi dalam tubuh termasuk pada mata. Konsumsi air putih yang cukup juga makan makanan bergizi sangat mempengaruhi dalam mengatasi mata kering.

2. Istirahat yang cukup

Kualitas tidur juga sangat mempengaruhi kesehatan termasuk kesahatan mata. Upayakan tidur malam yang cukup juga berkualitas, hindari begadang. Jika kamu dengan pekerjaan yang menuntut screen time lebih lama, dapat mengaplikasikan metode 20 yaitu memberi jeda setelah menatap layar 20 menit, istirahatkan mata selama 20 detik dengan melihat benda lain yang berjarak 20 kaki atau sekitar 6 meter. 

3. Pakai Obat Tetes Mata Insto

Pengunaan obat tetes mata sangat direkomedasikan bagi kamu dengan pekerjaan menatap layar/screen dengan durasi yang lama. Obat tetes mata menjadi salah satu solusi terbaik untuk penderita atau mengantisipasi mata kering. Kandungan di dalam obat mata kering ternyata dapat mengobati beberapa kondisi kesehatan mata, seperti ; mengatasi kongjungtivitas atau mata merah, mengatasi iritasi mata karena kontak lens ataupun debu, berfungsi juga untuk membasahi mata kering, mengurangi gejala alergi, meringankan keratitis atau infeksi kornea, dan lain sebagainya. Salah satu obat mata andalan saya dan keluarga sejak dulu adalah Insto, #SolusiMataKering. 

Insto Dry Eyes untuk Mengatasi Gejala Mata Kering

Salah satu trik jitu buat saya ketika alami gejala mata kering adalah dengan Insto Dry Eye. Kelelahan karena hampir seharian menatap screen baik itu menyiapkan draft tulisan, melakukan riset, membuat konten media sosial membuat mata saya mudah sekali lelah yang lama kelamaan menjadi perih. Belum lagi sekarang ada tugas antar jemput anak sulung yang sudah sekolah SD menggunakan sepedah motor, kelilipan dan iritasi mudah sekali menyerang mata. Keluhan mata tersebut cepat teratasi dengan #InstoDryEyes, oleh karenanya saya sebut bahwa ini salatah satu trik jitu bagi saya karena Insto Dry Eye ini mengandung bahan aktif yang bekerja memberikan efek pelumas seperti air mata untuk mengatasi mata kering.

Yup! Insto Dry Eye ini mengandung bahan aktif sebagai air mata buatan dan digunakan untuk memberikan efek pelumas seperti air mata, mengatasi gejala kekeringan pada mata, meringankan iritasi mata yang disebabkan oleh kekurangan produksi air mata (biasanya pada penderita rheumatoid arthritis, keratoconjunctivitis dan xerophtalmia), juga digunakan sebagai pelumas pada mata palsu. Mengandung bahan aktif yang dapat meringankan iritasi mata yang disebabkan oleh kekurangan produksi air mata. Tersedia dalam ukuran 7,5m bisa dibeli di official store ataupun di supermarket terdekat ya!

sumber :
  • https://www.antaranews.com/berita/3641127/menatap-layar-terlalu-lama-sebabkan-mata-kering-ini-penjelasan-dokter
  • https://www.alodokter.com/mata-kering
  • https://jec.co.id/id/article/mata-kering-yang-tak-tertangani-dapat-akibatkan-kerusakan-permukaan-mata

Comments

  1. Udh ga ingat sejak kapan aku pakai insto, yg pasti dr zaman sekolah 😄. Apalagi dulu sering antar jemput pakai motor, jadi mata suka kelilipan.

    Pas udh kerja, menghadap PC udah nyaris seharian, bikin lelah juga.

    Dan saat traveling aku selalu bawa insto di tas obat, krn terkadang cuaca di tempat tujuan ga ramah ke mata. Kayak trip yg terakhir ini, ke negara2 yg sedang winter, dan rata2 angin kencang + salju mba. Pas masuk mata, pediiiih 🤣. Untungnya aku bawa insto. Kalo ga, ribet deh, kalo foto masa sambil mata merah 😄

    ReplyDelete
    Replies
    1. syukurnya insto ini travel friendly ya mba fanny, jadi nyaman dibawa kemana-mana

      Delete
  2. pernah nih kejadian, mata kok gatal dan perih banget trus kayak keset gitu, dikucek2 kirain bakalan berkurang rasa gatalnya eh malah tambah perih dan iritasi jadinya, pas aku konsultasi ke dokter, gak taunya mataku itu kering akibat terlalu lama menatap laptop gitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama kak Ai, emang keluhan creator digital nih mata kering, tapi alhamdulillah sudah ada trik yang praktis yaa

      Delete
  3. Iyaa seringnya gitu Mak. Keasyikan nulis lalu lupa minum air putih. Kesehatan mata jg wajib dijaga yaa. Kudu stok Insto Dry Eyes di rumah biar gak kena sindrom mata kering.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba, kalau udah keasikan nulis atau bikin konten suka lupa waktu yaa lupa juga minum air putih huhu

      Delete
  4. Bentuknya imut instro dry eye jadi gampang di bawa kemana aja dan kalaupun habis juga mudah dapat di toko obat dan apotik

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mba, mudah didapatkan dan bisa dibawa kemana ajaaa jadi praktis yaa

      Delete
  5. Kayanya aku lagi ngalamin mata kering nih semingguan ni mata berasa ga enak bgt gatal dan pengennya ngucek2 mata trs. Kayanya aku harus beli insto nih supaya mata ga kering dan iritasi

    ReplyDelete
  6. Tersiksa banget ya kalau kena sindrom mata kering ini, mata merah, pedih dan gatal jadi pengen dikucek-kucek malah jadi infeksi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba, padahal deadline menanti jadi mata tetap harus powerfull nihhh

      Delete
  7. Iya, betul sekali mbk. Gejala mata kering yang sering banget aku rasakan itu mata ngerasa panas, nggak nyaman setelah lama lihat hp. Untung ada solusinya ya, insto dry eyes

    ReplyDelete
    Replies
    1. pasti mba jadi keluhan para creator digital, wajib sedia insto mba

      Delete
  8. Gejala mata kering yang sering saya rasakan yaitu mata perih dan panas.
    Kalau sudah ada gejalanya, langsung deh tetesin dengan Insto Dry Eyes

    ReplyDelete
  9. Wah mata bintitan ternyata karena mata kering juga yaa, untung ada insto dry eyes, secara hari gini nggak mungkin nggak lama2 depan screen hp, laptop or kumputer

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba, keluhan bisa berbagai macam sesuai kondisi mata, bintitan bisa jadi mata terin karena screen juga

      Delete

Post a Comment